Jumat, 12 Maret 2010

Kilasan tentang Slackware 13.0

Berawal dari keiingin tahuan saya untuk mengenal serta mengetahui (tapi gak nyoba) berbagai macam distro Linux, kini saya akan sedikit membahas tentang salah satu distro linux yang paling tua (kata orang, distro ini yang paling rumit), Slackware. Delapan bulan setelah versi 12.2, hari ini Patrick Volkerding mengumumkan tersedianya distribusi Linux tertua yang masih tegar sampai hari ini, yaitu versi Slackware 13.0. Edisi generasi ke 13 ini membawa banyak perubahan yang menurut pengembangnya merupakan resultat dari proses pengembangan yang intensif.

Slackware 13.0 adalah edisi Slackware pertama yang resmi mendukung arsitektur 64-Bit langsung dari pabrik. Dibawah kap mesin Slackware 13.0 terpasang Kernel Linux 2.6.29.6, baik untuk prosesor SMP maupun prosesor tunggal. Kendati demikian, bila tidak ada masalah  disarankan sebaiknya memilih kernel yang menyokong SMP.

 
Slackware 13.0 mengaktualisasi sebagian besar dari paket software yang dikemasnya. Untuk desktop misalnya tersedia KDE 4.2.4 dan Xfce 4.6.1 yang siap pakai. Komponen penting lainnya yang mengiringi Slackware 13.0 termasuk Glibc 2.9, X.Org 7.4 dengan X Server 1.6.1, GCC 4.3.3, Firefox 3.5.2, SeaMonkey 1.1.7, GIMP 2.6.6, Pidgin 2.5.9, Apache 2.2.13 dan MySQL 5.0.84.

Semua paket kini dikompres menggunakan LZMA yang menghasilkan format paket txz, sementara dalam format seperti sebelumnya masih tetap didukung dan disediakan. Paket software X11 adalah paket yang disebutkan paling banyak mendapat perbaikan. Untuk informasi tentang semua perbaikan yang telah dilakukan pengembangnya, silakan menyimak daftar Changelog untuk rislis ini.

Sebagai distro tertua yang dikenal saat ini, Slackware termasuk distro minimalis yang konsisten dengan semboyan "simplicity and stability", ia hanya mengemas sekitar seribu paket saja. Flash dan OpenOffice.org tidak merupakan bagian dari distribusi resmi. Juga bagi pecinta GNOME harus mecarinya di tempat lain. Untuk itu tersedia proyek lain Dropline GNOME yang menyediakan desktop sesuai dengan versi yang diterbitkan Slackware. Kecuali itu ribuan paket aplikasi lainnya diluar kantor resmi Slackware bisa didapatkan di lumbung-lumbung lainnya seperti misalnya di slackbuilds.org.

Menanamkan Slackware 13.0 ke hardisk bisa dengan melakukan update via Internet menggunakan  perkakas seperti slapt-get atau ala disc-jockey dengan memasukkan CD/DVD Install via CDROM Drive.
Dan berikut adalah demo compiz Slackware 13.0




emoticon Tolong dibaca terlebih dahulu !

Anda sedang membaca artikel tentang Kilasan tentang Slackware 13.0 dan anda bisa menemukan artikel Kilasan tentang Slackware 13.0 ini dengan url http://www.nova13.com/2010/03/kilasan-tentang-slackware-130.html, Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Kilasan tentang Slackware 13.0 ini sangat bermanfaat bagi teman-teman Anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link postingan Kilasan tentang Slackware 13.0 sebagai sumbernya.

If you Like this, please share it?

Ping your blog, website, or RSS feed for Free

Related Post:



4 Comments:

  1. masih agak kebingungan di slake ware mas. saya lebih familiar dengan ubuntu dan semua keturunannya baik yang keturunan langsung ataupun bukan

    BalasHapus
  2. dari berbagai macam distro linux..!
    Slacware adalah salah satu yang mebum saya coba..!
    udah keenakan make ubuntu..!

    BalasHapus
  3. @dafh: hehe, apa salah nya kalo belajar dan mencoba, belum terlambat.. masa, biasa aja ah.
    @omagus: memang sih, slackware 'terkenal' dgn kerumitannya.. hehe. beda dengan ubuntu, sangat user friendly abis. thnks dah mampir..

    BalasHapus

Pasang emoticon dibawah ini dengan mencantumkan kode di samping kanan gambar.

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j:

PERHATIAN!
>> Yang berkomentar dengan Anonymous tidak akan saya tanggapi, usahakan memakai Name/URL. kalau tidak punya blog, bisa memakai URL profil Facebook, twitter, dll.
>> Gunakan anchor name pada Name/URL yang sewajarnya.

thanks.

Translates