Senin, 14 Agustus 2017

Layanan Internet Banking / E-Banking (Electronic Banking) di Indonesia

Layanan terpopuler di era sekarang adalah Internet Banking atau e-banking. Internet Banking adalah kegiatan melakukan transaksi atau aktivitas perbankan melalui internet dengan platform yang diberikan oleh masing-masing bank. Tujuan utama dari Internet Banking ini untuk mempermudah nasabah melakukan aktivitas perbankan tanpa harus menempuh cara tradisional, seperti mengunjungi kantor bank dan berurusan dengan petugas bank. Layanan Internet Banking akan selalu terkait dengan rekening bank nasabah, sehingga setiap kegiatan perbankan akan terefleksi secara langsung.

Dengan adanya layanan Internet Banking, pola interaksi bank dan nasabah menjadi lebih fleksibel.Nasabah dapat mengakses layanan Internet Banking selama terhubung dengan internet untuk melakukan kegiatan perbankan kapanpun dan dimanapun. Adapun jenis kegiatan perbankan yang dapat dilakukan dengan Internet Banking termasuk :
  1. Transfer Dana, termasuk transfer antar rekening, transfer antar bank domestic, daftar transfer terjadwal.
  2. Pembayaran, termasuk untuk tagihan rekening telepon, internet rumah, kabel TV, kartu kredit, rekening listrik, air, angsuran, asuransi, lain-lain.
  3. Pembelian, termasuk pulsa telepon, online shopping dan saham.
  4. Informasi Saldo Rekening, termasuk pengecekan saldo rekening seperti tabungan, GIRO atau deposito, pengecekan mutasi rekening dan pengecekan transaksi kartu kredit.
  5. Informasi Nilai Tukar, termasuk kurs valuta asing dan investasi.
  6. Fasilitas Layanan, termasuk layanan Notifikasi SMS, informasi suku bunga.
Keuntungan dan manfaat Internet Banking
Internet Banking memiliki keuntungan dan manfaat yang beragam untuk nasabah, diantaranya seperti:
– Praktis dalam bertransaksi. Nasabah dapat melakukan aktivitas perbankan cukup dengan modal komputer pribadi dan internet saja tanpa harus mengunjungi cabang bank.
– Tidak memliki batasan waktu. Nasabah dapat mengakses rekening 24 jam setiap harinya untuk mengecek saldo atau melihat mutasi rekening, bahkan bertransaksi di luar waktu operasi bank.
– Cakupan global. Dengan Internet Banking, nasabah dapat melakukan transaksi perbankan dari belahan dunia manapun selama memiliki akses internet.
– Fitur layanan yang luas. Layanan yang ditawarkan dari Internet Banking berbagai macam untuk nasabah.
– Lebih ekonomis. Nasabah tidak perlu mengeluarkan biaya untuk transportasi ke cabang bank dan hampir semua fitur gratis.
– Sistem perlindungan berlapis. Internet Banking memiliki sistem keamanan yang berlapis dan menggunakan token PIN.

Apakah Internet Banking Aman?
Dengan semua fitur yang tersedia dan transaksi perbankan yang dapat dilakukan dengan Internet Banking, pertanyaan berikutnya dari nasabah tentunya “Apakah Internet Banking itu aman?”Dengan sistem perlindungan berlapis dari bank, boleh dikatakan Internet Banking sebenarnya cukup aman.Setiap akun Internet Banking biasanya memiliki sistem ID dan password yang hanya diberikan kepada individual nasabah sebagai akses. Apabila ingin melakukan transaksi yang bersifat pengurangan saldo dari rekening, maka nasabah akan perlu memasukan kode PIN dari alat tertentu yang hanya dipegang oleh pemilik rekening untuk melanjutkan proses transaksi. Jadi tidak mudah untuk menembus sistem perlindungan Internet Banking.

Akan tetapi bukan berarti sistem Internet Banking tidak ada celah.Penjahat dunia maya terkadang masih juga dapat mencuri data perbankan dan melakukan transaksi dari rekening nasabah, apabila perangkat tersebut terkena virus.Inilah salah satu kekurangan dari Internet Banking. Sebagian hacker dan penipu juga sering mencari berbagai jalan untuk mendapatkan informasi akun Internet Banking nasabah dan kemudian menyalahgunakan transaksi transfer dana. Jadi pastikan perangkat Anda bersih dari virus untuk mengakses Internet Banking dengan menghindari koneksi terbuka dan jangan pernah memberikan informasi Internet Banking Anda kepada siapapun.

Tips cara aman untuk menggunakan Internet Banking
Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menjaga keamanan bertransaksi dengan Internet Banking, berikut beberapa caranya :
  1. Pastikan situs yang dikunjungi benar.
  2. Jangan memberikan informasi tentang Internet Banking kepada siapapun bahkan dari pihak bank sendiri.
  3. Jangan gunakan perangkat umum untuk mengakses Internet Banking ataupun koneksi umum.
  4. Pastikan Anti-Virus tersedia di perangkat Anda dan ter-update.
  5. Selalu periksa berkala transaksi transfer dana.

Layanan Mobile Banking (M-Banking)
Mobile Banking (M-banking) adalah sebuah sistem yang diciptakan oleh bank untuk nasabah agar dapat melakukan sejumlah aktivitas perbankan melalui ponsel/Smartphone.Penggunaan fasilitas Mobile Banking membutuhkan nasabah untuk terkoneksi dengan internet di Smartphonenya.Nasabah juga perlu mengunduh (download) terlebih dahulu aplikasi Mobile Banking dari bank di app-store Smartphone. Serupa dengan Internet Banking, M-banking juga akan terkait dengan rekening nasabah untuk melakukan transaksi perbankan.

Walaupun sepintas M-banking kelihatan serupa dengan phone banking/SMS banking.Namun sebenarnya M-banking memiliki fitur yang lebih luas daripada SMS banking.Fitur layanan dari M-banking tidak jauh berbeda dengan Internet Banking, karena M-banking sebenarnya bagian dari Internet Banking yang melalui Smartphone.


Keuntungan dan Kekurangan Mobile Banking
Berhubung kemiripan layanannya dengan Internet Banking, manfaat dan keuntungan yang dapat diperoleh oleh nasabah hampir sama. Dengan Mobile Banking, nasabah dapat menikmat kemudahan dalam melakukan transaki perbankan secara bebas tanpa batas ruang dan waktu. Layanan yang luas dan cakupan yang global juga membuat Mobile Banking lebih ekonomis dibandingkan transaksi secara konvensional (kunjungi bank langsung).

Namun perbedaan dari penggunaan Mobile Banking terletak pada kemudahan mengaksesnya. Konektivitas Internet Banking mungkin sedikit lebih susah karena harus tergantung pada Wi-Fi, sedangkan Mobile Banking lebih mudah mendapatkan konektivitas karena layanan internet yang sudah tersedia dari kartu SIM.

Mobile Banking juga memiliki sistem perlindungan untuk menjaga keamanan transaksi nasabah.  Untuk setiap transaksi yang dilakukan oleh nasabah maka SMS akan dikirimkan oleh bank untuk konfirmasi aktivitas perubahan pada rekening nasabah, baik setoran atau transfer dana.
Kekurangan dari penggunaan Mobile Banking terletak pada tingginya jumlah hacker dan virus yang beredar.Sering kali penipuan terjadi dengan penerimaan SMS palsu dari hacker yang menyamar sebagai institusi keuangan. Kemudian hacker tersebut akan menciptakan sebuah scenario palsu untuk meminta detail rekening bank nasabah. Kemudian hacker akan menyerang akun Mobile Banking tersebut dan menguras rekening. Terkadang hacker juga akan menggunakan virus untuk mencuri data akun Mobile Banking.

* Sumber artikel dari AturDuit Jasa dan Layanan Bank.




Senin, 15 Mei 2017

Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan - Jaminan Hari Tua

Bagi Anda yang telah menginjak dunia pekerjaan, Anda tentunya telah mengetahui tentang BPJS Ketenagakerjaan (Badan Penyelanggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan).Akan tetapi, bagi para lulusan universitas yang hendak melangkah ke pekerjaan pertamanya, pasti akan bertanya-tanya apa itu BPJS Ketenagakerjaan? BPJS Ketenagakerjaan adalah program perlindungan untuk tenaga kerjadalam mengantisipasi resiko sosial ekonomi tertentu atau dengan kata lain asuransi sosial dari lembaga negara. Dulunya BPJS lebih dikenal dengan nama PT Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja), namun pada tanggal 1 Januari 2014 berganti menjadi BPJS.Berdasarkan Undang-undang No. 3 Tahun 1992, program BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan kewajiban yang perlu dibayarkan dari pihak pemberi kerja (perusahaan) dan pekerja.

BPJS Ketenagakerjaan melindungi pekerja dengan berbagai jaminan yang ditawarkan. Jaminan tersebut salah satunya termasuk adalah solusi persiapan masa depan untuk para pekerja di Indonesia yakni Jaminan Hari Tua (JHT). Selama Anda masih bekerja, Anda akan membayar BPJS Ketenagakerjaan dan sebagiannya akan ditabung untuk dana JHT. Kemudian ketika Anda berumur 56 tahun atau sudah bekerja selama 10 tahun, maka Anda dapat mencairkan JHT.Dulunya, JHT dapat dicairkan 100% antara jika Anda telah berumur 56 tahun, meninggal dunia, mengalami cacat total, pindah ke luar negeri ataupun mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) saja. Namun kini dana Jaminan Hari Tua ini dapat dicairkan tidak hanya di kondisi tersebut saja, tetapi juga dalam bentuk persentase untuk persiapan dana pensiun ataupun untuk biaya perumahan.

Untuk mengklaim BPJS Ketenagakerjaan JHT tidaklah susah. Kini dengan tersedianya layanan online, maka Anda dapat melakukan klaim secara praktis dengan layanan e-klaim.Daripada Anda menunggu antrian yang panjang untuk pengajuan klaim, maka ada baiknya Anda melakukan e-klaim terlebih dahulu untuk hemat waktu dan biaya. Akan tetapi sebelum Anda berpikir untuk melakukan klaim, ada baiknya untuk mengetahui persyaratan dan prosedur serta ketentuan untukcara klaim BPJS JHT.
Jika Anda tertarik dengan artikel ini. Mungkin Anda dapat membaca juga tentang bagaimana cara membuat paspor dalam 5 menit saja.

Bagaimana Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan JHT?

Berdasarkan dari Peraturan Pemerintah No. 60 tahun 2015, cara klaim BPJS Ketenagakerjaan JHT terbagi dalam 3 pilihan. Pilihan tersebut dibedakan berdasarkan dari jumlah saldo JHT yang ingin diklaim. Jadi kini tenaga kerja yang hendak melakukan klaim dapat memilih antara pencairan sebesar 10%, 30% dan 100% dari besar saldo JHT. Dengan pilihan tersebut, pekerja di Indonesia dapat memiliki kebebasan untuk menentukan jumlah yang ingin dicairkan, dibandingkan dulunya hanya 100% pencairan saja. Akan tetapi untuk klaim 10% dan 30% tidak boleh dipilih keduanya, dengan kata lain hanya boleh memilih antara 10% atau 30%. Masing-masing dari 3 pilihan ini memiliki ketentuan dan persyaratan yang berbeda,berikut uraiannya.

1.    Cara Klaim JHT 10%
Klaim 10% dari saldo JHT diperuntukan khusus persiapan pensiun saja. Dan seperti yang dijelaskan diatas, berdasarkan peraturan baru Anda hanya boleh memilih salah satu klaim antara 10% atau 30%.Setelah mencairkan 10% dari saldo JHT maka pencairan berikutnya adalah 100% atau klaim JHT secara penuh. Untuk mengklaim JHT 10%, tersedia beberapa persyaratan yang harus dipenuhi diantaranya adalah:
-    Telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan selama 10 tahun
-    Masih aktif bekerja di perusahaan
Jika Anda memenuhi kedua persyaratan ini, maka selanjutnya mempersiapkan dokumen secara lengkap sebelum ke kantor BPJS. Dokumen yang dibutuhkan untuk klaim JHT 10% terdiri dari:
-    Fotokopi kartu BPJS Ketenagakerjaan beserta kartu aslinya
-    Fotokopi KTP atau paspor peserta beserta yang aslinya
-    Fotokopi Kartu Keluarga (KK) beserta yang aslinya
-    Surat keterangan yang menyatakan masih aktif bekerja di perusahaan
-    Buku rekening tabungan

2.    Cara Klaim JHT 30%
Perbedaan utama dari klaim 10% dengan 30% JHT adalah tujuannya.Jika klaim 10% untuk persiapan pensiun, klaim BPJS JHT 30% diperuntukan khusus untuk membayar biaya perumahan. Jadi bagi Anda yang ingin merencanakan untuk membeli rumah. Maka Anda dapat mendapatkan sebagian dana tambahan dari Jaminan Hari Tua untuk pembayaran uang muka / DP rumah tersebut.
Sama seperti ketentuan klaim 10%, berdasarkan dari Peraturan Pemerintah No. 60 tahun 2015 setelah mencairkan 30% dari saldo JHT, maka pencairan berikutnya yang dapat dilakukan adalah 100% atau klaim penuh JHT. Dalam hal persyaratan klaim JHT 30%, kriteria yang harus Anda penuhi adalah sebagai berikut:
-    Telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan selama 10 tahun
-    Masih aktif bekerja di perusahaan
Sedangkan dalam hal dokumen yang diperlukan untuk klaim JHT 30% adalah:
-    Fotokopi kartu BPJS Ketenagakerjaan beserta kartu yang asli
-    Fotokopi KTP atau paspor beserta menunjukkan wujud aslinya
-    Fotokopi Kartu Keluarga (KK) beserta yang aslinya
-    Surat keterangan masih aktif bekerja di perusahaan
-    Dokumen yang menyangkut perumahan
-    Buku rekening tabungan

3.    Cara Klaim JHT 100%
Pada dasarnya cara klaim BPJS Ketenagakerjaan JHT 100% dapat dilakukan dengan 5 persyaratan berikut: antara Anda menginjak umur 56 tahun, meninggal dunia, mengalami cacat total, pindah ke luar negeri atau terkena PHK. Tetapi dengan ketentuan baru jika Anda tidak bekerja, Anda tidak perlu lagi menunggu hingga usia 56 tahun atau meninggal dunia atau salah satu kondisi tersebut terpenuhi untuk mengklaim JHT 100%. Cukup dengan menunggu 1 bulan saja setelah Anda berhenti bekerja maka Anda dapat mencairkan 100% saldo JHT.Jadi jika Anda masih bekerja, maka prosedur pencairan saldo JHT berlaku berdasarkan ketentuan persentase 10% untuk persiapan pensiun, 30% untuk biaya perumahan dan 100% jika antara 5 kondisi tersebut terjadi.
Jika Anda menginjak usia 56 tahun, ini merupakan usia yang layak untuk memasuki waktu pensiun. Jaminan Hari Tua merupakan sumber dana yang dapat menyokong kehidupan Anda selanjutnya. Jika Anda hendak melakukan klaim JHT 100% ketika berusia 56 tahun berikut dokumen yang harus dilengkapi:
-    Fotokopi Kartu BPJS Ketenagakerjaan beserta kartu asli
-    Fotokopi KTP atau paspor beserta aslinya
-    Fotokopi Kartu Keluarga (KK) beserta aslinya
-    Fotokopi surat keterangan pensiun dari perusahaan beserta aslinya
-    Buku rekening tabungan
Apabila Anda meninggal dunia, maka klaim penuh JHT dapat dilakukan dan diberikan kepada ahli waris Anda. Untuk mencairkan dana tersebut, keluarga Anda harus mempersiapkan dokumen seperti berikut:
-    Fotokopi Kartu BPJS Ketenagakerjaan beserta kartu asli
-    Fotokopi KTP atau paspor beserta aslinya
-    Fotokopi surat keterangan dari perusahaan beserta aslinya
-    Fotokopi surat keterangan kematian dari rumah sakit beserta aslinya
Sedangkan jika Anda mengalami kecelakaan atau terkena penyakit, yang mengakibatkan Anda menderita cacat total maka Anda dapat juga klaim 100% untuk BPJS Ketenagakerjaan JHT. Anda dapat meminta anggota keluarga atau kerabat untuk mewakili Anda mencairkannya. Cukup berikan surat kuasa kepada perwalikan Anda dan siapkan dokumen berikut:
-    Fotokopi Kartu BPJS Ketenagakerjaan beserta kartu asli
-    Fotokopi KTP atau pasporbeserta aslinya
-    Fotokopi Kartu Keluarga (KK) beserta aslinya
-    Fotokopi surat keterangan dari perusahaan beserta aslinya
-    Fotokopi surat keterangan sakit mengalami cacat total tetap dari rumah sakit beserta aslinya
-    Buku rekening tabungan
Untuk Anda yang ingin pindah ke luar negeri, baik untuk alasan  pindah kerja secara permanen ataupun pernikahan yang membuat Anda menetap di luar negeri maka Anda dapat mencairkan penuh dana BPJS. Dokumen yang perlu Anda persiapkan untuk alasan ini adalah sebagai berikut:
-    Fotokopi Kartu BPJS Ketenagakerjaan beserta kartu asli
-    Fotokopi Paspor beserta aslinya
-    Fotokopi visa bekerja atau ijin tinggal di luar negeri beserta bukti aslinya
-    Fotokopi surat keterangan perpindahan kerja ke luar negeri.
Jika Anda terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau memutuskan untuk berhenti bekerja dan Anda tidak mencari pekerjaan lagi maka Anda dapat mencairkan 100% dana JHT. Cukup menunggu satu bulan setelah Anda berhenti bekerja, kemudian Anda dapat melakukan klaim JHT. Dokumen yang perlu disediakan adalah:
-    Fotokopi Kartu BPJS Ketenagakerjaan beserta kartu asli
-    Fotokopi KTP atau paspor beserta aslinya
-    Fotokopi Kartu Keluarga (KK) beserta aslinya
-    Fotokopi surat pengalaman kerja/ referensi kerja dari perusahaan (Paklaring) beserta aslinya
-    Buku rekening tabungan

Pajak Progresif Pada Klaim BPJS Ketenagakerjaan JHT
Ketika Anda melakukan klaim Jaminan Hari Tua, baik itu 10%, 30% ataupun 100% maka Anda akan dikenakan pajak progresif. Pajak progresif ini berupa persentase yang meningkat dari jumlah saldo JHT yang dicairkan.Jadi semakin tinggi jumlah saldo yang dicairkan maka semakin besar persentase pajaknya. Berikut ketentuannya:
-    Untuk dana JHT yang dicairkan kurang dari Rp 50 juta maka pajak sebesar 5%
-    Untuk dana JHT yang dicairkan sebesar Rp 50 Juta hingga Rp 250 Juta maka tarif pajak sebesar 15%
-    Untuk dana JHT yang dicairkan antara Rp 250 Juta hingga Rp 500 Juta maka pajak yang dikenakan adalah 25%
-    Jika jumlah dana JHT yang dicairkan lebih dari Rp 500 Juta maka pajak yang ditagihkan adalah 30%
Tetapi jika pekerja tidak pernah klaim hingga 10 tahun kepersertaan di BPJS maka seberapapun jumlah klaim nantinya, pajak akan tetap sebesar 5% saja. Untuk pemahaman lebih lanjut berikut contoh kalkulasi pajak progresif dari klaim BPJS. Anda melakukan klaim dan mendapatkan dana sebesar Rp 100 Juta maka pajaknya adalah 15% x Rp 100 juta = Rp 15 Juta. Tetapi jika pekerja tidak pernah klaim maka selama 10 tahun, maka perhitungan pajaknya adalah 5% x Rp 100 juta = Rp 5 Juta.

Prosedur Klaim BPJS Ketenagakerjaan
Untuk mengajukan klaim BPJS Ketenagakerjaan, Anda dapat melakukannya melalui 2 cara yakni antara secara langsung ke kantor cabang (offline) atau melalui proses e-klaim (online). Jika Anda memutuskan untuk langsung mendatangi kantor cabang BPJS berikut prosedur klaimnya:
-    Kunjungi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat.
-    Isikan formulir pengajuan klaim JHT yang disediakan petugas BPJS
-    Jika klaim 100% maka Anda harus menandatangani surat pernyataan sedang tidak bekerja di perusahaan manapun
-    Berikan dokumen persyaratan yang dibutuhkan berdasarkan klaim yang diinginkan
-    Kemudian panggilan wawancara dan foto
-    Terakhir saldo JHT akan ditransfer ke nomor rekening bank
Jika Anda mengikuti prosedur klaim ini secara benar maka pencairan JHT Anda akan cepat dan lancar. Sedangkan untuk pencairan BPJS Ketenagakerjaan secara online atau e-klaim, proses pengajuan klaimnya dapat dilakukan secara online, kemudian jika disetujui maka Anda akan perlu ke kantor BPJS. Untuk pengetahuan, Anda akan perlu meng-scan semua dokumen persyaratan yang diperlukan terlebih dahulu untuk di-upload secara online. Berikut prosedur e-klaim BPJS:
1.    Buat Akun BPJS Ketenagakerjaan
Jika Anda belum memiliki akun maka Anda harus membuat akun terlebih dahulu dengan mengunjungi website ini https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/registrasi.bpjs. Lalu isikan data Anda di halaman tersebut dan klik SUBMIT DATA. Kemudian Anda akan menerima SMS kode aktivasi
2.    Masukan kode Aktifasi itu di halaman berikutnya untuk verifikasi
 
3.    Setelah akun Anda aktif maka Anda dapat memilih menu e-Klaim JHT
Apabila Anda telah memilih akun maka Anda dapat langsung ke https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/login.bpjs dan log in ke akun Anda

4.    Di halaman berikutnya Anda akan perlu mengisikan beberapa keterangan seperti nomor KPJ, dan Jenis Klaim. Lalu klik SUBMIT FORM dan LANJUTKAN
5.    Kemudian Anda akan menerima SMS atau Email untuk PIN konfirmasi. Di halaman berikutnya isikan formulir pengajuan e-klaim BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan informasi yang dibutuhkan seperti nomor PIN konfirmasi, cabang BPJS terdekat yang akan dikunjungi, keterangan rekening dan mengupload dokumen persyaratan.
6.    Setelah semua dokumen persyaratan diupload maka klik SIMPAN.
7.    Sesudah semua data berhasil disimpan, maka Anda akan menerima Email tentang status klaim online. Contoh email seperti berikut


8.    Selanjutnya, Anda hanya perlu menunggu untuk himbauan lewat Email tentang pengajuan klaim Anda. Jika pengajuan diterima maka Anda perlu datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan yang dipilih dengan dokumen asli (dalam 7 hari). Jika tidak diterima maka Anda akan perlu memberikan dokumen yang diminta oleh pihak BPJS.

Pastikan Tujuan Klaim Anda dan Bijak Dalam Pengajuan Klaim
Setelah mengetahui berebagai prosedur dan cara klaim BPJS Ketenagakerjaan JHT, maka ada baiknya Anda untuk memastikan tujuan klaim terlebih dahulu sebelum melakukan klaim. Jika Anda memang ingin mempersiapkan untuk pensiun maka Anda dapat melakukan klaim 10%.Bila untuk keperluan biaya perumahan maka pilihlah klaim 30%.Begitu juga untuk klaim penuh 100% JHT, pastikan Anda mengajukan klaim dengan bijak. Sebelum melakukan klaim pikir kembali tujuannya dan jangan sampai difoya-foyakan dana tersebut. Karena uang BPJS Jaminan Hari Tua merupakan perlindungan untuk Anda di masa depannya.
* Sumber artikel dari AturDuit.







Jumat, 24 Maret 2017

Yuk! Bersihkan Smartphone agar Aman dan Nyaman Digunakan

Tahukah kamu jika smartphone bisa menjadi sarang bakteri terbesar, melebihi toilet umum? Hal menjijikkan yang jarang disadari dan berpotensi tinggi jadi sumber penyakit. Secanggih apa pun smartphone, diisi pulsa sebanyak apa pun, dan semahal apa pun harganya, tetap berbahaya bagi kesehatan, jika jarang dibersihkan.

Dengan kata lain, kamu sebaiknya tahu bagaimana cara tepat membersihkan smartphone. Kebiasaan yang harus dibangun, agar memberikan rasa nyaman dan aman memakai smartphone sehari-hari. Bagaimana caranya?

Mudah dan hanya memerlukan waktu beberapa menit saja. Pertama-tama, cari tahu komponen smartphone yang paling berpotensi menjadi sarang bakteri. Di antaranya ada, tombol power, layar, port, body, hingga aksesoris tambahan yang digunakan. Setelah itu siapkan alat yang digunakan untuk membersihkan seperti kain halus, cotton butt, atau alat lainnya.
Jika sudah, yuk mulai membersihkan dengan mengikuti langkah di bawah ini :

Mulai dari Bersihkan Bagian Dalamnya
Mulai kegiatan membersihkan smartphone dari bagian dalamnya. Tindakan ini tidak menggunakan paket internet dan tidak perlu membeli saldo di gerai seperti Traveloka, jadi tak usah khawatir. Kamu hanya perlu tahu sejumlah sampah yang bersemayam di dalam perangkat seperti, aplikasi tidak penting yang hanya menghabiskan kuota, file kurang berguna, dan lain-lain. Cara membersihkannya bisa dilakukan secara manual atau menggunakan aplikasi clean cache dan sebagainya, yang bisa di unduh di toko aplikasi.

Lanjutkan dengan Layar Smartphone
Ini adalah bagian paling mudah kotor karena selalu bersentuhan dengan jari. Layar juga bisa bersentuhan dengan minyak di wajah, saat digunakan menelepon. Untuk itu, langkah kedua yang perlu dilakukan ialah membersihkan layar smartphone. Kamu bisa menggunakan kain microfiber, seperti yang digunakan untuk membersihkan kacamata. Kain halus yang bisa menghilangkan kuman, tanpa meninggalkan goresan.

Bersihkan Body-nya juga
Jika layar sudah bersih, sekarang waktunya membersihkan seluruh body smartphone. Bagian pokok yang menjadi tempat bertumpuknya bakteri-bakteri. Alasannya karena body menjadi bagian yang pertama kali bersentuhan dengan tangan. Selain itu, kotoran dan bakteri yang menempel di body seringnya tak tampak jelas.
Untuk membersihkannya, kamu bisa memakai kain halus (tidak harus kain microfiber). Body tidak mudah tergores, jadi kamu bebas memilih kain yang digunakan untuk membersihkannya. Jika kesusahan membersihkan bagian sempit, seperti celah di dekat kamera, kamu bisa menggunakan cutton butt.
Jangan Lupa Bagian Port
Jika bersih-bersih, lakukanlah secara total dan lengkap. Sama halnya ketika membeli paket internet yang mengharapkan tawaran lengkap, mulai dari kecepatan hingga bonusan. Jadi, usai membersihkan komponen-komponen di atas lanjutkan dengan membersihkan bagian port.
Apa yang dimaksud dengan port adalah lubang di smartphone yang digunakan untuk menyambungkan headset atau kabel charger. Bagian ini sedikit sulit dibersihkan, untuk itu guanakn cutton butt. Alat yang bermanfaat membersihkan kuman hingga bagian terdalam perangkat.

Aksesoris Tambahan juga Perlu Dibersihkan
Terakhir, jangan lupa membersihkan aksesoris tambahan. Di antaranya ada soft case, back case, headseat, charger, dan sebagainya. Aksesoris digunakan untuk mengoptimalkan fungsi dan tampilan smartphone, jadi jaga juga kebersihannya. Cara membersihkan bisa memakai kain halus dan sedikit air bersih, agar noda membandel bisa terangkat.


Nah, jika smartphone sudah bersih, saatnya mengecek fungsinya. Apakah pulsa sudah terisi? Apakah koneksi stabil? dan sebagainya. Tujuannya untuk memberikan kenyamanan saat digunakan. Jika kebetulan habis, kamu bisa membeli saldo atau paket data secara online. Caranya mudah, cepat, hemat, dan cukup kunjungi situs Traveloka.com.

Bila semua langkah-langkah di atas sudah dilakukan, maka smartphone sudah dalam kondisi prima. Kondisi yang akan sangat membantu beragam aktivitas sehari-hari. Mulai dari kegiatan menelepon, chatting, bermain game, browsing, dan sebagainya. Kondisi yang jauh lebih aman dan sehat, untuk meminimalisir risiko penyakit akibat bakteri.

Lakukan langkah-langkah di atas secara rutin, misalnya sehari sekali atau maksimal tiga hari sekali. Ini untuk kebaikan dan kesehatanmu sendiri, jadi jangan malas-malas membersihkan smartphone pribadi. Sebagai manusia modern kita cenderung memiliki ketergantungan pada smartphone dan gadget lainnya. Ketergantungan yang tidak hanya membahas kecanggihannya, tapi juga memperhatikan cara tepat perawatannya. Jadi, yuk bersihkan smartphone secara rutin, agar aman dan nyaman digunakan!



Kamis, 05 Januari 2017

Aneka Koleksi Meja TV Harga Murah dan Berkualitas di Fabelio

Aneka Koleksi Meja TV Harga Murah dan Berkualitas di Fabelio
Salah satu furnitur rumah yang fungsional dan sangat mendukung keindahan sebuah hunian adalah meja TV. Furnitur ini bisa dipakai untuk meletakkan televisi sekaligus meletakkan beragam furnitur yang lain. Sebab umumnya rak TV didesain dengan bentuk bertingkat serta mempunyai ruang penyimpanan.
    Disamping dilihat dari kegunaan utamanya, meja TV bisa mempercantik ruangan anda untuk itu anda harus cermat dalam memilihnya. Sebagai inspirasi anda bisa menyimak informasi cara memilih rak TV yang tepat berikut:

1.    Bentuk meja televisi
Saat ini sudah banyak rak TV minimalis dengan beragam bentuk yang unik dari kayu jati. Meja TV ini bisa lekatkan pada dinding, diletakkan secara berdiri dengan kokoh maupun diposisikan menggantung di atas dinding. Untuk anda yang ingin manfaat lebih anda bisa memilih rak TV yang memiliki model bertingkat.

2.    Warna meja TV
Untuk anda yang menginginkan kesan yang elegan dan mewah para rak TV anda bisa memilih warna putih, hitam maupun cokelat. Selain itu warna rak TV minimalis ini sangat mampu memberikan nuansa tersendiri, warna cokelat dan hitam merupakan warna yang menyamarkan kotoran dan debu. Sedangkan warna putih bisa memberikan kesan yang bersih dan natural.

3.    Model meja TV
Ada beragam model meja TV minimalis yang saat ini berkembang. Rak TV saat ini bisa dimodifikasi sendiri antara meja dengan rak maupun meja panjang yang disusun dan dibuat hingga membentuk rak. Dengan begitu bagian meja bisa dipakai untuk meletakkan televisi, sementara bagian rak bisa dipakai untuk meletakkan beragam hiasan rumah.
Umumnya rak TV ini masih memiliki bagian pada bagian bawah yang tersusun secara bertingkat dan bisa dimanfaatkan untuk meletakkan playstation atau VCD player. Sehingga rak yang lain bisa dimanfaatkan untuk meletakkan steak game, VCD dll.

4.    Ukuran meja TV
Rak televisi yang baik mempunyai ukuran yang sesuai dengan luas ruangan pada rumah tersebut. Ukuran meja TV harus sesuai dengan ukuran televisi dan barang-barang elektronik lain, misalnya: speaker, DVD dll.
Tidak sama dengan lemari TV, biasanya meja TV dipakai pada ruangan dengan luas yang lebih sempit. Untuk itu, meja televisi yang baik ukurannya tidak boleh lebih besar sehingga memberikan kesan yang semakin sempit pada ruangan.
Namun ukuran meja televisi juga tidak boleh terlalu kecil, sehingga tidak bisa digunakan untuk meletakkan barang elektronik lainnya.

5.    Material meja televisi
Pemilihan material untuk meja televisi tergantung pemilihan model. Material kaca lebih cocok untuk model meja TV berkonsep modern minimalis. Sementara material kayu lebih cocok untuk meja televisi berdesain klasik.

Untuk anda yang sedang bingung mencari referensi meja TV yang unik, murah dan berkualitas maka Fabelio adalah tempat yang tepat. Ada beragam bentuk dan model yang tersedia seperti: Morrissey Credenza, Benjamin Credenza, Gatsby Credenza, Cruise Credenza, Clement Credenza, Jefferson Credenza, Bruce Credenza, Arata Credenza dan masih banyak lagi dan Anda dapat membelinya cukup dengan menggunakan jari Anda melalui link ini.


Translates