Rabu, 06 Juni 2018

Amankah Mengajukan Pinjaman KTA Online saat Memiliki Cicilan Kredit? Simak Faktanya Berikut Ini

Perkembangan teknologi yang kian canggih saat ini juga mempermudah proses transaksi jual beli yang lebih inovatif. Meskipun cara-cara konvensional masih digunakan, namun penggunaan kartu kredit juga kian populer di kalangan masyarakat. Seeprti diketahui, kartu kredit merupakan sebuah alat pembayaran pengganti uang tunai dalam bentuk kartu.

Credit card atau kartu kredit ini diterbitkan oleh bank untuk memudahkan para nasabah melakukan transaksi. Tak seperti kartu debit, dalam kartu kredit, bank diibaratkan meminjamkan uang kepada nasabah. Nasabah tidak mengambil uang dari rekeningnya sendiri seperti debit.

Ketidakmudahan dalam mengajukan kepemilikan kartu kredit kerap membuat banyak orang merasa beruntung setelah memilikinya. Hal ini dapat dimaklumi mengingat banyak orang lainnya yang telah berkali-kali mengajukannya namun gagal, aplikasi mereka ditolak oleh pihak bank. Sebagai informasi, sejatinya mengajukan kartu kredit adalah mudah. Calon nasabah hanya perlu memenuhi semua syaratnya dengan lengkap. Bank tidak akan menolak pengajuan kartu kredit Anda apabila seluruh persyaratan sudah terkumpul lengkap.

Terpenting, Anda dapat memanfaatkan kepemilikan kartu kredit untuk mengajukan KTA (Kredit Tanpa Agunan). KTA sendiri merupakan salah satu produk yang disediakan bank untuk membnatu memenuhi kebutuhan pembiayaan per individu yang tidak mensyaratkan agunan atau jaminan utang. Dengan kata lain, Anda akan bisa mendapatkan pinjaman dana online dalam jumlah tertentu dengan mengajukan produk KTA ke pihak bank tertentu.

Seperti diketahui, biaya hidup dewasa ini kian bertambah. Belum lagi sejumlah kebutuhan lainnya seperti biaya untuk pendidikan, kesehatan, pernikahan dan modal usaha yang bisa saja dibutuhkan oleh siapa pun. Dengan KTA, besar kemungkinan masalah pendanaan Anda dapat terselesaikan.

Dalam pengajuannya, beberapa bank menetapkan kepemilikan kartu kredit sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan dana pinjaman tersebut. Hal ini merupakan fakta pertama. Dengan demikian, kepemilikan kartu kredit memang sangat bermanfaat bagi Anda yang juga berminat mengajukan KTA. Akan tetapi, mungkin Anda sedang mempertimbangkan dari segi keamanannya, amankah mengajukan kredit tanpa agunan sedangkan Anda pun masih harus memenuhi cicilan kartu kredit?

Fakta kedua, dewasa ini hamper semua bank mensyaratkan kepemilikan kartu kredit bagi Anda yang hendak mengajukan pinjaman KTA. Jadi, bahaya atau tidak? Jawabannya tergantung dari pribadi, kondisi dan metode perencanaan keuangan Anda masing-masing. Intinya adalah bisa atau tidaknya seseorang memanfaatkan kedua fasilitas ini dengan pengaturan yang sebaik mungkin.

Fungsi Kartu Kredit dalam KTA

Kepemilikan kartu kredit mewajibkan seseorang secara otomatis harus membayar tagihan setiap bulannya. Bahkan kendati kartu kreditnya sedang tak digunakan sekalipun, masih ada kewajiban yang harus dibayar setiap bulannya, yakni biaya administrasi dan ini tetap terhitung sebagai tagihan.

Pihak bank akan menilai apakah seseorang cukup mampu untuk setiap tentu taat melaksanakan kewajibannya, yang kemudian akan menjadi bahan pertimbangan apakah aplikasi pengajuan KTA seseorang akan bisa dikabulkan atau tidak.

Misalkan, jika Anda senantiasa membayar tepat waktu, tak pernah bayar minimum apalagi menunggak, maka besar kemungkinan KTA yang Anda ajukan akan 99 persen dikabulkan (cair).
Kepemilikan kartu kredit disini menjadi satu-satunya pertimbangan dan alat ukur pihak bank mengingat fasilitas KTA sendiri diberikan tanpa jaminan (agunan). Lain halnya dengan pinjaman berjamin atau yang biasa dikenal dengan kredit multiguna. Ada jaminan berupa aset yang mesti diberikan untuk mendapatkan pinjaman. Dan jika kredit Anda tak dapat dilunasi, maka otomatis aset yang dijaminkan akan disita oleh pihak bank.

Ini juga berarti bank tidak akan sembarangan memberikan KTA ke orang-orang tanpa disertai analisa dan pertimbangan yang matang. Itulah sebabnya kepemilikan kartu kredit menjadi syarat utama. Meski begitu, bukan berarti kepemilikan kartu kredit menjadi satu-satunya syarat bahwa dana KTA mutlak akan cair bagi Anda.

Tak hanya menjadikan transaksi pelunasan tagihan saja yang dijadikan pertimbangan. Bank juga akan meninjau limit dalam kartu kredit. Demikian juga dengan lamanya kepemilikan kartu kredit Anda. Makin lama masa kepemilikan kartu kredit, maka makin besar peluang permohonan KTA Anda untuk diterima.

Sama halnya dengan limit. Semakin besar limit, makin besar pula plafon KTA (jumlah nominal pinjaman) yang bisa bank berikan kepada Anda. Ini juga sebabnya mengapa KTA yang tidak mensyaratkan kartu kredit biasanya hanya ‘berani’ memberikan pinjaman dana (plafon) dalam jumlah yang lebih kecil.


Bahayakah KTA dan Kartu Kredit Bagi Keuangan Anda?

Meskipun saat ini sudah banyak fasilitas KTA berbunga rendah yang ditawarkan oleh sejumlah bank, namun sangat disarankan untuk tetap memperhitungkan terlebih dahulu pendapatan dan pengeluaran Anda. Jangan sampai utang yang bertambah kemudian hanya akan semakin membebani keuangan Anda.

Ingat, akan ada dua tagihan yang mesti dibayar setiap bulannya: kartu kredit dan KTA. Secara umum dan keseluruhan, tips sederhananya adalah pandai-pandailah mengatur keuangan sehingga kedua cicilan kredit tersebut bisa segera tuntas dilunasi tepat waktu. Rencanakan finansial dengan matang dan hitung cash flow alias aliran pemasukan dan pengeluaran per bulannya.

Umumnya, jumlah ideal untuk bayar utang tagihan maksimal ialah 30 persen dari total pemasukan. Contohnya, jika pemasukan Anda Rp 10 juta, maka batas tagihan per bulan buat utang Anda adalah Rp 3 juta. Gunakan sisa Rp 7 juta yang ada untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, juga untuk mengisi kas tabungan serta investasi.

Untuk lebih amannya, batasi penggunaan kartu kredit Anda. Ingatlah bahwa besar cicilan KTA sudah tetap nominalnya setiap bulan. Sedangkan besar-kecilnya tagihan kartu kredit masih bisa fleksibel, tergantung dari penggunaan. Ini berarti tagihan credit card Anda akan menjadi minim apabila tak pernah digunakan. Strategi inilah yang paling sering digunakan oleh banyak orang dan berhasil diterapkan.

Terakhir, kartu kredit dan KTA memang bisa menjadi opsi yang dipilih salah satunya untuk memenuhi kebutuhan keuangan Anda. Jika bukan prioritas, Anda dapat hanya menggunakan salah satunya saja dan mengeliminasi yang satunya lagi. Apabila memerlukan keduanya, pengaturan keuangan agar semua cicilan dipastikan lunas merupakan kunci utamanya. Demikianlah uraian mengenai aman atau tidaknya mengajukan pinjaman KTA saat masih memiliki cicilan kredit yang juga perlu dilunasi.






emoticon Tolong dibaca terlebih dahulu !

Anda sedang membaca artikel tentang Amankah Mengajukan Pinjaman KTA Online saat Memiliki Cicilan Kredit? Simak Faktanya Berikut Ini dan anda bisa menemukan artikel Amankah Mengajukan Pinjaman KTA Online saat Memiliki Cicilan Kredit? Simak Faktanya Berikut Ini ini dengan url http://www.nova13.com/2018/06/amankah-mengajukan-pinjaman-kta-online.html, Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Amankah Mengajukan Pinjaman KTA Online saat Memiliki Cicilan Kredit? Simak Faktanya Berikut Ini ini sangat bermanfaat bagi teman-teman Anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link postingan Amankah Mengajukan Pinjaman KTA Online saat Memiliki Cicilan Kredit? Simak Faktanya Berikut Ini sebagai sumbernya.

If you Like this, please share it?

Ping your blog, website, or RSS feed for Free

Related Post:



0 Comments:

Posting Komentar

PERHATIAN!
>> Yang berkomentar dengan Anonymous tidak akan saya tanggapi, usahakan memakai Name/URL. kalau tidak punya blog, bisa memakai URL profil Facebook, twitter, dll.
>> Gunakan anchor name pada Name/URL yang sewajarnya.

thanks.

Translates